Pengertian Dari Beberapa Istilah Yang Berhubungan dengan Uang


Pada hari ini saya akan membagikan sebuah ilmu Ekonomi, yaitu tentang beberapa istilah yang berhubungan dengan Uang. Dalam kehidupan sehari-hari, sering kita menjumpai istilah-istilah yang berhubungan dengan keuangan, baik melalui berita, komunikasi sehari-hari ataupun melalui farum-forum diskusi. Istilah-istilah tersebut seperti deflasi, defresiasi, apresiasi, sanering, revaluasi, inflasi dan masih ada yang lainnya. Agar kalian tahu pengertian dari istilah Uang diatas, Simak tulisan berikut :
  
1.  Inflasiadalah kecenderungan kenaikan harga barang dan jasa secara umum yang berlangsung secara terus menerus akibat tidak seimbangnya arus barang dan arus uang.

2.  Deflasiadalah daya beli uang yang mengalami peningkatan, karena jumlah uang yang beredar relatif lebih sedikit dari jumlah barang dan jasa yang tersedia. Tujuan dari devaluasi adalah untuk meningkatkan ekspor barang, neraca pembayaran menjadi surplus.

3.  Devaluasi, adalah kebijaksanaan yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk menurunkan nilai mata uang dalam negeri terhadap mata uang asing. Tujuannya adalah untuk meningkatkan jumlah ekspor ke luar negeri dan membatasi jumlah impor serta menambah devisa negara.

4.  Revaluasiadalah kebijaksanaan yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk meningkatkan nilai mata uang di dalam negeri terhadap mata uang asing.

5.  Apresiasiadalah suatu proses peningkatan nilai mata uang dalam negeri yang disebabkan oleh adanya mekanisme perdagangan.
  
6.  Depresiasiadalah suatu proses penurunan nilai mata uang dalam negeri yang disebabkan adanya mekanisme pedagangan.
  
7.  Saneringadalah kebijaksanaan pemerintan untuk mengurangi jumlah uang yang beredar dalam masyarakat dengan cara memotong uang (nilai mata uang). Cara ini dilakukan bila berbagai cara untuk menjaga kestabilan nilai mata uang tidak membawa hasil.

Ada juga Istilah lain yang berkaitan dengan uang : 

    1. KEBIJAKAN MONETER, adalah segala kebijakan pemerintah di bidang moneter dengan tujuan menjaga kestabilan moneter untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

2. KEBIJAKAN FISKAL, adalah kebijakan pemerintah yang berhubungan dengan pajak, pengaturan pemasukan dan pengeluaran pemerintah dan kebijakan pinjaman pemerintah.

3. KEBIJAKAN NON MONETER, adalah kebijakan pemerintah yang berhubungan dengan peningkatan produksi, kebijakan upah buruh dan pengawasan harga.

Berlangganan via Email